Kamis, 21 Juli 2016

Jalan Jalan Hemat ke Bangka Belitung

Akhirnya perjalanan hemat  kami  ke Bangka dan Belitung tanggal 25 - 30 Mei kemarin berjalan dengan sukses dan menyenangkan.  Ada beberapa spot wisata yang tidak kesampaian tapi juga ada beberapa yang tidak ada di ittenary malah ketemu. Ok. Ini ceriteranya tentang perjalanan kami ke Bangka Belitung ehh Belitung dulu deh baru Bangka. Saya urutkan dari hari pertama kami tiba di Belitung sampai hari terakhir kami di Bangka.

Hari 1. Jakarta - Tanjung Pandan - Belitung Timur
Kami menggunakan maskapai Sriwijaya dengan jadwal penerbangan paling pagi dan tiba dibandara sekitar jam 07.00,   langsung bertemu dengan pemilik mobil yang kami sewa untuk 3 hari.  Di internet banyak yang menyewakan mobil dan harganya rata rata sama. Kami menyewa  mobil Rp. 250.000/ hari  ( 24 jam ) exclude bensin, nyetir sendiri. Buat kami bawa mobil sendiri lebih nyaman karena kami bisa bebas pergi kemana saja dan tidak terpaku pada jadwal. Triknya adalah sebelum berangkat cari dulu info sebanyak banyaknya tempat mana saja yang ingin dikunjungi berikut route perjalanannya agar tidak bolak balik.

Bandara H.AS.Hanandjoeddin tidak terlalu besar bahkan saat pesawat kami baru mendarat yang ada cuma pesawat kami saja , ga ada yang lain. Bandara ini dikelilingi oleh bukit yang cantik.



 Hari pertama langsung  cari sarapan di Mie Atep.



Kenyang sarapan kami langsung menuju Belitung Timur, yang jauh jauh dulu baru nanti yang dekat dekat. Tempat pertama adalah Museum Kata.



 Museum Kata of Andrea Hirata is the first literary museum in Belitung. Quotations of literaly works of art and also inspiring photos in Laskar Pelangi and Sang Pemimpi movies are performed here. This museum has an educational purpose by giving a comprehensive understanding on literature and culture.
Sayang pas kami kesana museumnya tutup karena sedang direnovasi.

Perjalanan dilanjutkan ke Replika SD Muhammadiah/ SD Laskar Pelangi.
In Linggang village, East Belitung there is the replica of SD Muhammadiyah Gantung in the Laskar Pelangi movie.
The kampong of Andrea Hirata - The author of the The Rainbow Troops Quartet, and of Ibu Muslimah - the main character of Andrea's novel, is a literature village and has a house of poetry that everybody may utilize.





Bangunan ini terletak di atas bukit pasir dekat sebuah danau.  Bangunannya sangat sederhana dengan beberapa meja dan bangku sebagai peralatan mengajar. Disini dikenakan tiket masuk seharga Rp. 3.000/ orang.

Pantai Nyiur Melambai



Di Pantai Nyiur Melambai kami menemukan peta tujuan wisata Belitung Timur. Dari peta tersebutlah kami merancang seluruh perjalanan kami di Belitung Timur.
Dari Pantai Nyiur melambai kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Burong mandi. Nah sebelum sampai di Pantai Burong Mandi kita akan melewati Vihara Dewi kwan Im.





Pantai Burong Mandi



  Pantai Serdang




Niatnya sih ingin ke Pantai Punai tapi cari cari di Google koq ga nemu yah. Akhirnya ya sudah kami lanjutkan perjalanan menuju Pantai Tanjung Tinggi.
 Nah di tengah perjalanan menuju Pantai Tanjung Tinggi ini  tak diduga ehh ketemu sama danau. Danaunya cantik dengan airnya yang berwarna biru. Ternyata itu yang disebut Danau Kaolin. Oallaaaaa......

Danau Kaolin





Pantai Tanjung Tinggi
Terletak 31 km dari kota tanjung Pandan atau 45 menit perjalanan dengan mobil. Di pantai ini banyak sekali batu batuan granit berukuran raksasa berhamparan di sekitar pantai.







 

Pantai ini menjadi terkenal berkat diselenggarakannya shooting film Laskar Pelangi di tempat ini. Airnya jernih sekali. Heran juga koq batu batu besar itu  bisa berada di situ ya? Terbawa anginkah ?

Hari ke 2 : Hopping Island

Kami menyewa boat untuk hopping island seharga Rp. 450.000.  Sehari sebelum hopping island kami mengunjungi Pantai Kelayang dan disana seorang ibu pemilik warung menawari perahu seharga Rp. 400.000. Terlanjur sudah janji sama pemilik rental mobil kami merasa tidak enak hati untuk membatalkan sewa perahu, ya sudah deh. Harga itu belum termasuk sewa peralatan snorkeling sebesar Rp. 40.000 dan sebungkus biskuit seharga Rp. 10.000.  Katanya sih buat makanan ikan supaya ikan ikan pada ngumpul.  Perahu yang kami sewa bisa memuat 20 orang tapi kami cuma berdua, harganya sama.

Pantai  Tanjung Kelayang
Terletak 27 km dari pusat kota Tanjung Pandan. Pantai ini adalah lokasi utama dilaksanakannya Sail Belitong. Laut yang tenang dan formasi batu batuan granit berbentuk garuda di depannya merupakan ciri khas dari pantai ini
Kapal untuk hopping island dapat disewa di area pantai ini.







Batu Berahu




Pulau Pasir




Kirain Pulau Pasir tuh besar ternyata kecil saja dan menurut abang perahunya "pulau" ini akan menghilang saat air laut pasang.Di pulau ini banyak terdapat  hewan bintang laut.
 
Pulau Lengkuas
Dapat ditempuh dengan 30 menit perjalanan by speedboat dari Pantai Tanjung Kelayang atau dari Tanjung Binga. Di Pulau ini terdapat sebuah mercusuar setinggi 16 lantai yang dibangun pada tahun 1882.





Kita bisa naik ke mercu suarnya, bayar Rp. 5.000. Tapi bayangin naik anak tangga segitu banyaknya kami mengurungkan niat. Duhh ga dulu deh walaupun katanya pemandangan dari puncak mercu suar itu bagus sekali.

Pulau Burung


Setelah 4 obyek hopping island selesai kami kunjungi maka berakhir sudah wisata pulaunya.
Sebelum kembali ke dermaga Pantai Kelayang kami mampir sejenak di Pulau Kepayang untuk mandi dan ganti baju. Dikenakan Rp. 15.000 untuk mandi dan bersih bersih,  dapat kopi gratis. Di Pulau Kepayang ini ada rumah makan , sayang harganya mahal. Iyalah gimana ga mahal, pulau ini  berada di tengah laut jauh kemana mana.
Setelah dari Pulau Kepayang kami langsung menuju pantai Tanjung Kelayang dan kembali ke hotel.

Hari ke 3

Pantai Penyabong
Cari cari di google maps koq ga nemu yah Pantai Penyabong. Tadinya sudah mau di skip aja tapi karena banyak yang bilang bagus akhirnya kami coba lagi dengan bertanya sama receptionist hotel. Dapat info arahnya ke Membalong. Jadilah kami kesana dan ternyata memang benar Pantai Penyabong cantik dengan batu batunya yang berserakan.










Pantai Teluk Gembira



Pantai Awan Mendung
Tidak ada petunjuk jalan menuju pantai ini. Kamipun hanya bertanya tanya saja sepanjang jalan dan akhirnya ada seorang pengendara motor yang memandu kami ke persimpangan jalan menuju pantai ini. Jalannya masih tanah belum di aspal. Pantai ini benar benar masih asri banget karena lokasinya saja masih harus melewati hutan. Untuk pantainya sendiri saya pikir ga terlalu istimewa, bisa di skip kalau tidak  memiliki  banyak waktu.





 Batu Baginde






Kami hanya lewat saja di Batu Baginde karena tidak berhasil menemukan jalan masuknya. Dari keterangan penduduk setempat ada jalan kecil menuju Batu tersebut tapi yang kami lihat hanya jalan setapak  dan sepi dimana mobil tidak bisa lewat. dan kami juga tidak tahu berapa jauh jarak antara jalan tersebut dengan Batu Baginde, jadi kami men skip area tersebut dan hanya foto foto dari kejauhan. Sebenarnya kami hanya khawatir meninggalkan mobil sewaan itu di pinggir jalan sementara kami masuk ke jalan kecil tersebut, takut mobilnya di curi orang hahaha....

Rumah Adat Belitung










Pantai Tanjung Pendam
Menjelang sore kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Tanjung Pendam. Dari informasi yang kami dapatkan Pantai ini bagus sekali pemandangan sunsetnya. Dan ternyata memang benar adanya.







 Nah kalau yang ini sunrise nya Pantai Tanjung Pendam. Walaupun mata masih mengantuk pagi pagi dibelain demi kepengen dapetin  moment sunrisenya.


Hari ke 4
Kami ga kemana mana karena memang semua obyek wisata telah kami datangi. Kami cuma jalan jalan sekitar hotel sambil wisata kuliner.
Setelah makan siang kami menuju bandara untuk terbang ke Bangka.

Hari pertama di Bangka

Pantai Pasir Padi
Karena salah jalan kami kemalaman sampai di Pantai Pasir Padi. Padahal penasaran sih pengen liat apakah benar pasirnya seperti padi? Tapi diperhatiin koq ya ga juga tuh? Sunsetnya juga ga dapet. Akhirnya kami  memutuskan untuk pulang saja ke hotel.
Ada cerita lucu saat kami menuju hotel. Kami kan dipandu sama Google maps. Nah ada satu jalan dimana kami diminta untuk belok ke kanan tapi ternyata saat kami perhatikan... hahhhh....  kuburan !!
 Kalau saat itu siang hari sih mungkin ga serem serem amat, ini sudah malam sekitar jam 8 an. Gelap.
Kami ga jadi belok dan mobil kami arahkan lurus terus. Dan kembali mbah Google  meminta kami untuk belok ke kanan. Dan memang karena itu area pemakaman yaa lagi lagi kami harus masuk area itu. Untung saja ada seorang perempuan naik motor yang juga belok ke arah kuburan itu sehingga kami mengikuti dia. Lumayan ada temennya.  Hadeeuhhhh.... dan diujung jalan itu  ternyata memang ada jalan besar menujun hotel yang kami pesan. Alamakkkkk.......
Sampai di hotel kami langsung ngakak ingat pengalaman tadi... hahahaha.....

Hari ke 2

Pagi pagi setelah sarapan kami menuju  Pantai Tanjung Pesona tapi karena salah jalan ketemunya malah Pantai Teluk Uber. Maka jadilah kami kesana. Ternyata pantainya cantik. Ga nyesel deh  walaupun salah jalan.





Pantai Tanjung Pesona





Because of its beautiful scenery this cape is named Tanjung Pesona. Located in Sungai Liat , 7 km from the downtown, open sea panorama and natural formation of granite rocks form a fascinating lanscape. It is close to Pantai Uber  and Tikus Beach.
Pantai ini sudah dikelola dengan baik dengan dibangunnya sebuah resort dan hotel bintang 3 dengan berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan para pengunjung.
 
Pantai Batu Berdaun



Pura Tri Agung dan Pantai Tikus














Kalau yang di bawah ini namanya Pantai Tikus Mas. Jalan menuju pantai masih tanah merah dan sedang dalam tahap pengerjaan. Di area pantainya ada patung tikus berdiri di atas tumpukan mas. Mungkin itu maksudnya dinamakan Pantai Tikus Mas. Hehehe....










Pantai Tongaci





Penangkaran penyu


Pantai Parai Tenggiri
Awalnya kami sempat bingung dimana pintu masuk ke pantai ini. Karena yang kami lihat hanyalah sebuah resort. Ternyata pintu masuknya yaa melalui resort ini.














Pantai Parai Tenggiri merupakan kawasan wisata bahari yang dilengkapi oleh banyak fasilitas permainan seperti banana boat, scuba diving untuk melihat keindahan bawah laut, olahraga paralayang, permainan jet ski serta rock island untuk barbeque , berjemur dan bersantai.

Pantai Matras
Pantai ini terletak 20 km atau 15 menit berkendara dari Sungailiat, Kabupaten Bangka, memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan alam yang elok. Pantai ini  banyak dikunjungi oleh wisatawan  terutama pada hari hari  libur.






Pantai Penyusuk
Penyusuk Beach is in Bukit Ketok village, Belinyu,  ( 77 km to the north of Sungailiat ) Not far from the the beach there are Putri island and Lampu Island.











Hari ke 3 merupakan hari terakhir kami di Bangka. Kami menyempatkan diri untuk mengunjungi hutan Palawan demi melihat sarang lebah disana yang katanya menghasilkan madu pahit ciri khas daerah Palawan. Sayangnya pas sampai disana hujan turun dengan deras sehingga kami tidak bisa mengekplore kawasan hutan lindung tersebut. Cukup gambar depannya saja ya....



Di wilayah kecamatan Namang tepatnya di Desa Namang terdapat Hutan Lindung kalong seluas 152.4 Ha yang berfungsi sebagai kawasan wisata hutan. Hutan tersebut memiliki beragam species pohon seperti Gelam, leting, Pelawan dan Rempodong, yang menjadi sumber nectar bagi lebah. Madu Pelawan sangat terkenal dengan rasanya yang pahit dan berkhasiat untuk kesehatan.

Selesai mengunjungi hutan Palawan kami menuju jalan Jenderal Sudirman untuk membeli oleh oleh dan mencicipi kopi dan otak otak khas Bangka.
Habis makan otak otak kami menuju Bandara dan pulang. Bye bye Bangka..... See you again someday and thank you so much God for the time and all the happiness we got in Bangka and Belitung.









 




















Selasa, 24 Mei 2016

Panduan wisata ke Kanchanabury, Thailand


Berlokasi di Thailand Barat sekitar 129 km dari kota Bangkok  terdapat sebuah provinsi bernama Kanchanaburi . Kota ini memiliki  wisata alam yang cantik  dan juga  kekayaan wisata sejarah.
Akses menuju kota Kanchanaburi cukup mudah bisa naik bus, kereta api, travel atau taxi. Sebagai backpacker saya cenderung memilih transportasi yang aman, nyaman dan murah yaitu bus atau kereta.
Pertama saya akan bahas bagaimana cara menuju kota Kanchanaburi dahulu baru kemudian saya bahas mengenai  tempat tempat wisata berikut bagaimana akses menuju tempat wisatanya. Ok.

Transportasi dengan Bus

Dari Southern Bus Terminal (129 km)
air-con bus 1st class bus no. duration fare
             Southern Bus Terminal            81            2 hrs.          99 Baht

Bangkok - Kanchanaburi : 4:00 AM to 10:00 PM - every 20 minutes Kanchanaburi - Bangkok : 4:00 AM to 8:00 PM - every 20 minutes 
air-con bus 2nd class
'new route'
bus no. duration fare
              Southern Bus Terminal             81-1
           until
           81-36
           2 hrs.           77 Baht

Bangkok - Kanchanaburi: 5:10 AM to 7:30 PM - every 15 minutes
Kanchanaburi - Bangkok: 3:50 AM to 7:00 PM - every 15 minutes
air-con bus 2nd class
'old route'
bus no. duration fare
              Southern Bus Terminal           81-37
          until
          81-69
         3 hrs.           84 Baht

Bangkok - Kanchanaburi: 4:00 AM to 7:00 PM - every 15 - 30 minutes
Kanchanaburi - Bangkok: 4:00 AM to 7:00 PM - every 15 - 30 minutes


Dari Northern Bus terminal (150 km)
air-con bus 1st class bus no. duration fare
               Northern Bus Terminal           9918          4 hrs.         122 Baht
air-con bus 2nd class bus no. duration fare
               Northern Bus Terminal           9918          4 hrs.           95 Baht

Bangkok - Kanchanaburi: 5:00 AM to 4:00 PM - every hour
Kanchanaburi - Bangkok: 6:30 AM to 7:00 PM - every hour
   
Dari BTS Victory Monumen ada minivan menuju Kanchanaburi. Minivan ini baru berangkat bila minivan sudah penuh atau tiap 15 menit. Tiket dari Bangkok ke Kanchanaburi 130 baht. Dari kanchanaburi ke Bangkok  120 baht.
Dari Khao san Road  ada minibus ke Kanchanaburi jam 13.30 dan 18.30. Juga ada tour dan travel yang menjual paket tour Erawan waterfalls dan River Kwai Bridge. Jadi tinggal pilih mau yang mana, mau jalan sendiri dan menikmati serunya petualangan atau mau yang praktis tinggal beli paket tour dan duduk manis.

Transportasi dengan kereta ( dari stasiun Thonburi )



Tarip kereta 100 baht untuk tiap jurusan

Dari kanchanaburi ke :
River Kwai Bridge ( Bridge over the River Kwai )     
Thakilen ( Muang Singh Historical Park )                   
Tham Krasae ( Krasae cave )                                         
Wang Pho
Nam Tok ( 2 km to Sai Yok Noi Waterfall )
Nakhon Pathom
Bangkok ( Thonburi train station )

Tempat tempat wisata di Kanchanaburi

Erawan waterfalls di Erawan National Park 


Erawan dalam mithology Hindu berarti Gajah putih berkepala tiga.  Air terjun ini terdiri dari 7 tingkat, mengalir ke kolam berwarna hijau tosca serta dikelilingi oleh hutan cantik  tempat berlindung bagi binatang binatang yang hidup di dalamnya
Di kolam ini pengunjung bisa berenang dan bermain dengan ikan ikan yang banyak terdapat di sana. Bisa spa ikan gratis juga lho.
Berkaitan dengan  musim dan curah hujan sebaiknya tidak bepergian ke Erawan waterfalls pada musim hujan ( Mei - Oktober ) dan musim panas ( Febuari - April )
Taman National ini mudah di akses dengan transportasi umum dari Kanchanaburi.  Harap diperhatikan pengunjung dilarang membawa makanan ke dalam area diluar air terjun level ke 2 . Untuk setiap botol minuman dikenakan deposit 20 Baht yang akan dikembalikan saat botol itu dikembalikan.
Untuk naik ke setiap level air terjun  sampai ke level 6  relatif mudah karena sudah ada track nya. Untuk yang ke level 7 dibutuhkan sedikit perjuangan karena harus memanjat tebing. Cocok buat yang suka trekking.
Di  sekitar area taman nasional ini juga terdapat beberapa gua.

Transportasi dari Kanchanaburi ke Erawan waterfalls

Naik bus no. 8170 dari Kanchanaburi , berhenti tepat di depan Erawan National Park. Perjalanan sekitar 90 menit dengan tarip 45 baht. 

Dari kanchanaburi ke Erawan falls  : 08:00, 08:50, 09:50, 10:45, 11:50, 13:30, 15:00, 16:20, 17:40
Dari Erawan falls ke Kanchanabury : 05:40, 06:20, 07:00, 08:00, 10:00, 12:00, 14:00, 15:00, 16:30
Erawan National Park buka setiap hari pukul 08.00 - 16.00. Tiket masuk 200 baht.


River Kwai Bridge



Untuk transportasi ke River Kwai Bridge dengan kereta bisa di lihat pada jadwal kereta di atas.
Tiket kereta 100 baht  disarankan untuk memilih tempat duduk di sebelah kiri dalam perjalanan menuju Nam Tok atau sebelah kanan dalam perjalanan kembali ke Kanchanaburi untuk mendapatkan pemandangan terbaik.
Dekat dengan jembatan ada museum perang dengan tiket masuk sebesar 30 baht.

Hell fire pass


Dengan kereta dari Kanchanaburi turun di stasiun terakhir Nam Tok, kemudian naik VIP bus AC nomor 8203 hingga Hellfire Pass Museum seharga 175 baht. Buka setiap hari kecuali hari libur Thailand, natal dan tahun baru. Tidak ada biaya tiket, audio guide disewakan dengan deposit 200 baht, yang akan dikembalikan setelah pengunjung mengembalikan audio guide. Museum dibuka dari pukul 09.00 sampai 16.00

JEATH war museum


JEATH adalah singkatan dari Japan, England, America, Thailand, Holland mewakili kewarganegaraan tawanan tawanan perang yang terlibat dalam pembuatan jalur kereta api maut, dan jembatan sungai Kwai.

Museum ini terletak di sisi sungai, di dalam kuil Wat Chai Chumphon. Di dalamnya terdapat barang2 yang berhubungan dengan pembuatan jalur kereta api maut yang terjadi antara tahun 1942-1943. Juga terdapat foto2 mengenai kondisi saat itu.


 
Dari pusat kota Kanchanaburi naik Songtaew seharga 10 baht atau naik Tuk-Tuk seharga 20 baht.

Buka setiap hari mulai pukul 08.30-16.30 dengan tiket masuk 40 baht

Tiger temple



Dari Kanchanaburi Bus Station, naik bus nomor 8203 (non AC) seharga 45 baht. Perjalanan  sekitar 30 menit, bilang saja sama supirnya  untuk berhenti di Tiger Temple. Dari jalan utama, masih perlu berjalan kaki sekitar dua kilometer. Bukal setiap hari pukul 12.00-15.15
Mengunjungi temple ini harus berpakaian yang sopan dan tidak boleh memakai baju berwarna merah atau kuning. 
Tiket 600 baht

Sai yok National Park 
Lokasinya berada di tengah antara Kanchanaburi dan Hellfire Pass museum













Kamis, 19 Mei 2016

Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko


Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.
Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta. Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia
Sumber : wikipedia.org

Cara menuju ke Candi Prambanan bisa di baca di sini





Tiket masuk ke Candi Prambanan Rp. 30.000. kalau ambil tiket terusan ke Candi Ratu Boko tiket Rp. 45.000.
Oleh dinas Pariwisata Candi Prambanan disediakan shuttle bus gratis untuk ke Candi Ratu Boko. Berangkat tiap 10 menit. Pemberangkatan terakhir jam 3 sore. Sedangkan Candi Ratu Boko buka jam 06.00 - 17.00 WIB.
Jadi bagi kalian yang ingin melihat sunset di Candi ratu Boko disarankan untuk membawa kendaraan sendiri.


Selasa, 17 Mei 2016

Kuliner Asli Khas Tangerang

Tangerang  terletak di pinggiran kota Jakarta memiliki banyak makanan khas. Ada beberapa yang sudah termodifikasi tapi ada juga yang masih mempertahankan keasliannya dengan tetap menjaga cita rasanya sampai sekarang. 
Di bawah ini saya akan membahas beberapa makanan ciri khas Tangerang yang sudah melegenda. Tentunya ada banyak sekali makanan khas Tangerang lainnya, mungkin diantara kalian ada yang  mau menambahkan, monggo dipersilahkan.

1. Laksa Tangerang

Waktu saya kecil Laksa ini dijual secara berkeliling  dan biasanya dijual  siang menjelang sore hari . Tapi sekarang sudah jarang  saya lihat tukang laksa yang dagang keliling lagi.  Mereka para tukang laksa rupanya sudah dikumpulkan dalam satu area di depan STM  dekat pom bensin dan LP wanita Tangerang. 


Tempatnya enak, tertata dengan rapih, adem dan bersih. Disini mereka bisa berdagang dari pagi sampai mahgrib. Selain laksa juga ada es kelapa muda dan kerupuk putih.
Dulu ada 2 macam laksa, satu yang berbahan dasar bihun dan satu lagi berbahan dasar  beras. Keduanya memiliki kuah dan topping yang berbeda. Yang berbahan dasar bihun,  kuahnya santan berwarna kuning ( kunyit ) dengan topping udang kering, daun kemangi dan bawang goreng. Sebagai pelengkap ada telur dan ayam. Untuk laksa jenis ini saya sudah tidak pernah lagi melihat dijual keliling. Kalaupun ada biasanya dijual di rumah rumah makan atau kios penjual makanan.

Laksa bihun

Laksa satu lagi yang berbahan dasar  beras bentuknya  seperti mie agak besar dan kasar. Kuahnya sama dari santan berwarna kuning ( kunyit ), kacang hijau, potongan kentang dan serundeng kelapa. Toppingnya berupa irisan daun kucai. Sebagai pelengkap ada tahu, telur dan ayam.
Satu porsi laksa  tanpa pelengkap cukup terjangkau, hanya Rp. 7.000 saja.

   
Laksa beras


 2. Asinan Lan Jin, Pasar Lama

Siapa tak kenal asinan? Campuran sayur mayur  kol  en the gank dengan kuahnya yang asam, manis dan pedas ... mmmhhh segar  dan nikmat sekali di makan saat siang hari yang terik. 
Kedai asinan ini terletak di dalam area Pasar Lama, jalan Kisamaun dekat vihara Boen tek Bio. Di kedai ini ada 2 macam asinan, salak dan sayuran. Untuk kuahnya ada 2 jenis, kuah kacang dan kuah cuka. Kuah kacang tidak beda jauh dengan kuah pada asinan betawi. Tapi kalau yang kuah cuka  berbeda dengan  kuah asinan manapun. mantabz pokoknya.
Satu bungkus asinan salak Rp. 20.000 , untuk asinan sayur Rp. 17.000.




 3. Kecap benteng

Kecap Benteng terbuat dari bahan baku campuran kedelai hitam dan gula merah yang menyebabkan warna kecap manis menjadi hitam kecoklatan dan hitam legam. Produk ini merupakan hasil olahan warga Tangerang keturuna Tionghoa yang masuk ke Indonesia pada zaman dahulu dan mendirikan pabrik-pabrik kecil yang memproduksi kecap manis. Rasa manis kecap tersebut menjadikannya terkenal di kalangan penduduk Asia, khususnya Melayu yang menyukai rasa manis. Banyak masakan-masakan melayu-indonesia yang menggunakan kecap manis sebagai pelengkap dan bahkan unsur utama yang membuat masakan itu berbeda. Sebut saja seperti Sate Madura, Ketoprak, Gado-Gado, Nasi maupun mie goreng, Soto Betawi, hingga hidangan laut yang biasa disajikan dengan cara dibakar.

Tangerang merupakan cikal bakal produk kecap manis terkenal yang sekarang umum di pasaran. Hal ini tak lepas dari peran kaum etnis tionghoa benteng (China Benteng) yang menetap di daerah Tangerang. Lewat mereka lahirlah usaha-usaha produksi kecap dan salah satunya adalah Kecap Benteng (Siong Hin) yang telah eksis sejak tahun 1920.
 
Sumber : wikipedia.org
Sebagai tambahan pabrik kecap SH masih berproduksi sampai sekarang dan menjadi kebanggaan warga Tangerang. Pabriknya berlokasi di Jalan Saham dekat kawasan Pasar Lama.




4. Sambel godok

Sambel godok biasanya di makan bersama dengan ketupat. Biasanya pada upacara sembahyangan leluhur  etnis Tionghoa atau acara tahun baru Imlek masakan ini selalu ada. Masakan ini merupakan masakan khas cina peranakan kota Tangerang. 



Saya kalau lagi kepingin makan makanan ini saya bikin sendiri  atau mencarinya di sekitar Pasar Lama. Disana banyak yang menjual makanan khas Tangerang.

Ini resepnya :

Bahan :
2 papan petai, kupas dan belah jadi 2
250 gr cabai merah besar, rebus sebentar lalu di blender
250 gr cabai merah besar buang bijinya iris tipis tipis
250 ml santan encer 
250 ml santal kental
Salam, serai, lengkuas
Pepaya muda ( atau labu siam ) diserut seperti batang korek api
Buncis diiris serong tipis tipis. 
Tempe dipotong kotak 1 cm
Garam, gula pasir sedikit 
Minyak goreng
Kaldu jamur
 
Bumbu halus :
7 butir bawang merah
4 butir bawang putih   
2 sendok makan udang kering rendam air panas
2 cm kunyit 

Cara : 
Tumis bumbu halus dan cabe merah giling sampai wangi. Masukkan cabe iris, pete, salam sereh dan lengkuas. Masukkan santan encer. Aduk aduk sampai mendidih, masukkan pepaya. Setelah setengah matang masukkan tempe. Tambahkan santan kental. Kecilkan apinya sambil diaduk agar santan tidak pecah. Masukkan buncis. Beri garam, gula pasir dan kaldu jamur. Cicipi. Setelah mendidih matikan api. 
 
 5. Tauge goreng

Tauge goreng merupakan makanan khas Jawa Barat dan banyak ditemukan didaerah Bogor, Sukabumi dan Tangerang dengan masing masing cita rasa dan ciri khasnya.
Untuk daerah Tangerang saya suka tauge goreng yang di jual di daerah pertokoan Modernland. 
Sepiring Rp8.000 bisa pakai ketupat bisa tidak. Ada sekitar jam 3.30 sore dan berhubung ramai pembeli biasanya jam 6 sudah habis.
Yang membedakan tauge goreng ini dengan tauge goreng lainnya adalah kuahnya yang berwarna terang dengan oncom yang berlimpah. yummy.....







Minggu, 15 Mei 2016

Kuliner Yogyakarta

Ada banyak kuliner di Yogyakarta yang rasanya maknyuss dan mantab abiz. Dari yang berlokasi di tempat yang mudah ditemukan sampai yang mblusuk di jalan jalan desa. Dan itu tidak membuat para penggemar kuliner gentar malah jadi penasaran ingin merasakan seperti apa kenikmatan dari kuliner tersebut.
Nah macam ragam kuliner maknyuss di Yogyakarta ini antara lain :

1. Bakmi Jowo Mbah Gito.


Bila anda berkunjung ke Yogyakarta jangan lupa untuk mencoba kuliner yang satu ini, Bakmi Jowo



Di Jalan  Nyi Ageng Nis, Peleman, Rejowinangun, Kotagede terdapat sebuah rumah makan  yang terkenal dengan bakmi godhognya yaitu Bakmi Jowo Mbah Gito. Agak mblusuk sih lokasinya tapi ga susah koq asal mau tanya tanya sama orang pasti ketemu. Atau tanya sama Mbah Gugel aja, beliau tahu semua jalan bahkan yang paling mblusuk sekalipun.


Rumah makan ini dihiasi dengan ornamen ornamen antik seperti gong besar di depan pintu masuknya, wayang, lampu pelita jaman kakek saya dan masih banyak lagi. . Pilar pilar kayu besar di seantero ruangan membuat suasana makan di rumah makan ini memiliki nuansa yang berbeda dengan rumah makan lainnya, sangat otentik membuat kita seakan bukan berada di sebuah kota melainkan sebuah desa jaman dahulu kala. Para pelayan, tukang masak sampai kasirpun memakai baju adat jawa seperti lurik dan blangkon.

Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Top !
Rumah makan ini buka dari jam  10 sampai jam 11 malam. Menunya ga cuma bakmi godhog, ada bakmi kuah, bakmi goreng, nasi goreng, magelangan, cap cay, puyung hai , dan masih banyak lagi.

2. Tengkleng Gajah


Dinamakan gajah bukan karena dibuat dari tulang gajah melainkan karena biasanya tengkleng lain porsinya biasa  saja tapi kalau yang ini porsinya seabreg, kalau urang Sunda bilang teh cukup bikin perut beugah alias kenyang banget.
Selain tengkleng juga ada sate. Satenya juga mantab brooo...
Nih coba lihat...


Satenya empuk, ajib banget ga ada alot alotnya. 
Di rumah makan ini ada banyak menu lainnya seperti tongseng, nasi goreng dan banyak lagi.





Alamat tengkleng gajah : Jalan Kaliurang Km. 9,3 Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta
Telp: (0274) 882512

Buka  jam 09.00 - 21.00 WIB 

3. Pecel Malioboro


Disepanjang jalan Malioboro dekat pasar Beringharjo banyak yang berjualan pecel. Yang membedakan pecel disini dengan pecel lainnya adaalah salah satu bahan bakunya yaitu kembang turi. Enak sekali pecel disini. Selain pecel juga ada banyak menu lainnya.



 Satu porsi pecel tanpa nasi cukup Rp. 7.000 saja.